Rabu, 24 Januari 2018

Koperasi Sekolah Sebagai Wahana Peningkatan Literasi Keuangan

Koperasi Sekolah Sebagai Wahana Peningkatan Literasi Keuangan

Seperti diketahui jenis jenis literasi adalah sebagai berikut Calistung (lima keterampilan berbahasa dan menghitung), Sains, TIK, Finansial, Kultural, Kewarganegaraan, Kesehatan, Keselamatan jalan dan Sekolah aman.  Dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2013, diketahui bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia masih relatif rendah.
Pendidikan merupakan investasi untuk menggapai masa depan yang lebih baik dan sejahtera. Didalam kegiatan pendidikan khususnya pada perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), harus tertintegrasi dengan Pengembangan Karakter, Pembelajaran HOTS, Pengembangan pembelajaran Abad 21 4C (Critical thingking, creative, comunikatif dan colaborasi) kegiatan Literasi. Kegiatan Literasi dikembangkan adalah Sebelum Membaca (membuat prediksi dan mengidentifikasi tujuan membaca), ketika membaca (mengidentifikasi informasi yang relevan, memvisualisasikan, membuat informasi dan membuat keterkaitan) dan setelah membaca (membuat ringkasan, mengevaluasi teks dan menginformasi, merevisi atau menolak prediksi)
 Salah satu Integrasi Literasi Keuangan dalam kegiatan pendidikan disekolah adalah dengan kegiatan Koperasi. Menurut Undang undang 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Undang Undang Nomor: 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Sedangkan Koperasi sekolah adalah koperasi yang anggotanya murid/siswa pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan sekolah-sekolah tempat pendidikan yang setaraf dengan itu. Koperasi sekolah dimaksudkan untuk melatih siswa dalam melakukan kegiatan ekonomi yang telah diizinkan dari pemerintah. Koperasi Sekolah tidak berbentuk badan hukum, tetapi mendapat pengakuan sebagai perkumpulan koperasi dari Kantor Departemen Koperasi. Koperasi Sekolah didirikan dengan alasan generasi muda merupakan calon penerus cita-cita koperasi, maka sangat perlu mendapatkan pengetahuan tentang berkoperasi dan siswa merupakan calon pemegang peranan dalam mengembangkan koperasi di masa mendatang, menuju bentuk perekonomian berdasar UUD 1945 Pasal 33.
Landasan pendirian Koperasi Sekolah adalah Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi dan Koperasi No. 638/AKPTS/Men/1974 tentang Ketentuan Pokok Mengenai Koperasi Sekolah, Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0158/P/1984 dan Menteri Koperasi Nomor 51/M/KPTS/III/1984, tertanggal 22 Maret 1984 serta Instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5/ U/1984, tentang Pendidikan Perkoperasian. Selain tentunya Undang undang yang mengatur tentang perkoperasian pada umumnya.
Adapun beberapa pertimbangan Koperasi Sekolah didirikan adalah menunjang program pembangunan pemerintah di sector perkoperasian melalui program pendidikan sekolah, menumbuhkan koperasi sekolah dan kesadaran berkoperasi di kalangan siswa, membina rasa tanggung jawab, disiplin, setia kawan,dan jiwa koperasi, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berkoperasi agar berguna kelak di masyarakat, membantu kebutuhan para siswa dan mengembangkan kesejahteraan siswa di dalam dan luar sekolah
Tujuan didirikan Koperasi sekolah adalah sebagai berikut :
a.      siswa memiliki kesadaran tentang fungsi dan peranan koperasi sebagai soko guru dan wadah utama perekonomian rakyat
b.      agar para siswa memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, setia kawan, dan jiwa demokratis
c.       agar dapat meningkatkan upaya pembinaan kelembagaan koperasi sekolah secara sistematis, terarah, dan terus-menerus
d.      agar siswa memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis dalam hal pengelolaan koperasi sekolah melalui latihan-latihan maupun praktik kerja nyata
e.      menanamkan dan memupuk rasa tanggung jawab siswa dalam hidup bergotong royong di masyarakat
f.        menunjang program pembangunan pemerintah di sektor koperasi melalui program pendidikan di sekolah
g.      menumbuhkan aspirasi dan partisipasi masyarakat sekolah terhadap koperasi, sekaligus sebagai sarana untuk menanamkan jiwa, semangat, serta sikap berkoperasi
h.      menunjang pendidikan sekolah ke arah kegiatan-kegiatan praktis untuk mencapai tujuan berupa pemenuhan kebutuhan siswa
Dengan didirikannya koperasi sekolah, kesejahteraan warga sekolah khususnya anggota (siswa) koperasi sekolah dapat ditingkatkan.
a.      Manfaat bagi siswa
1)      siswa dapat belajar berorganisasi, menjalankan usaha untuk mensejahterakan seluruh anggota
2)      siswa dapat memenuhi segala kebutuhan alat-alat pelajaran langsung di koperasi tanpa harus pergi belanja ke tempat yang jauh dan harga yang lebih murah
3)      membentuk sikap mental yang baik, berdisiplin dan jujur di kalangan siswa, baik sebagai pengurus maupun sebagai anggota koperasi
4)      melatih siswa untuk biasa menabung
5)      memperoleh bagian sisa hasil usaha (SHU) koperasi di akhir tahun, hal ini merupakan contoh keteladanan dari hasil jerih payah siswa mengelola koperasi yang pada akhirnya dapat merasakan hasilnya
6)      melatih dan menembuskan jiwa wirausaha di kalangan siswa
7)      menumbuhkan kompetensi siswa terhadap pemahaman sikap dan keterampilan berkoperasi untuk bekal hidup di masyarakat kelak
8)      siswa dapar mengenal lebih dekat dengan guru terutama guru yang berhubungan langsung dengan koperasi
9)      praktik menjadi pengurus memberi manfaat pengalaman kepada siswa untuk memimpin dan mengendalikan organisasi dan bisnis
10)  praktik sebagai anggota koperasi akan memperoleh pengalaman kepedulian terhadap pentingnya berkoperasi untuk mensejahterakan anggota koperasi
b.   Manfaat bagi sekolah
1)      koperasi sekolah adalah salah satu alat kelengkapan organisasi sekolah yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekolah
2)      sebagai laboratorium untuk menghasilkan output (lulusan) yang sesuai dengan tujuan kerikulum berbasis kompetensi, yaitu lulusan yang memiliki life skill (keterampilan hidup) dan sesuai dengan tuntutan tujuan institusional sekolah

Sedangkan ruang lingkup pembinaan perkoperasian adalah sebagai berikut adanya peningkatan kesadaran berkoperasi serta langkah-langkah pembinaan dan penyuluhan untuk mengembangkan koperasi sekolah, Pembinaan fasilitas seperti ruang pemupukan modal, penyediaan kredit dengan syarat memadai untuk pengadaan sarana, bantuan tenaga manajemen atau pengelolaan, Peningkatan keterampilan siswa dalam mengelola koperasi melalui latihan-latihan yang praktis, misalnya praktik kerja nyata yang berkaitan dengan pengorganisasian, yang nantinya diharapkan dapat menjadi kader koperasi di masyarakat.
Pembinaan Koperasi Sekolah dapat dilakukan dengan cara
1)   Bantuan materi
Seperti perlengkapan yang dibutuhkan dalam pengelolaan koperasi, sehingga cara pengelolaannya semakin hari semakin maju dengan cara mencontoh pengelolaan koperasi yang ditangani dengan peralatan yang sudah lengkap.
2) Mengikutsertakan pengurusnya dalam pertemuan-pertemuan dan seminar (bagi sekolah menengah atas) tentang koperasi. Guna mengembangkan pemikiran-pemikiran baru, sehingga wawasan para pengurus tentang pengelolaan koperasi sekolah makin bertambah.
3) Mengundang para pakar koperasi
Untuk memberikan penjelasan dan penyuluhan kepada pengelola tentang cara-cara praktis mengelola koperasi sekolah.
4) Memintakan brosur atau buletin dari koperasi sekolah yang telah menerbitkannya atau saling tukar informasi antara pengurus koperasi suatu sekolah dengan pengurus koperasi di sekolah lain agar menjadi koperasi sekolah yang lebih baik. (dari berbagai sumber bacaan dan pengalaman pribadi  penulis sebagai pengurus dan anggota koperasi)

·         Rahmat Hidayat, Guru SMAN 1 Cikalongwetan Bandung Barat.




Pulau Untung Jawa

Pulau Untung Jawa

Lihatlah sebuah titik jauh di tengah laut,
s'makin lama s'makin jelas
bentuk rupanya
Itulah kapal api yang sedang berlayar,
asapnya yang putih mengepul di udara

Lirik lagu anak anak tadi mengiringi perjalanan menuju pulau Untung Jawa. Pulau yang masih merupakan gugusan dari bentangan Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta. Perjalanan menuju pulau Untung Jawa dapat dilakukan melalui berbagai dermaga penyebrangan. Salah satu tempat menyebrang adalah pantai tanjung pasir. Pantai tanjung pasir terletak di desa tanjung pasir kecamatan mauk kabupaten Tangerang Banten. Dengan perahu klotok (karena bunyinya klotok-klotok) demikian warga tanjung pasir menyebutnya.

Perahu Klotok banyak bersandar di Dermaga Tanjung Pasir.  Berbekal uang 40 ribu rupiah kita dapat menyebrang ke pulau Untung Jawa. Penyebrangan dengan menggunakan perahu klotok cukup membuat jantung berdetak dengan kencang. Perahu yang kadang oleng ke kri dan kekana di tengah lautan karena di hantam ombak. Perasaan miris juga ketika melihat keatas tampak jaket pelampung sebagai peralatan penyelamatan jumlahnya seadanya. Jumlah yang tak sebanding dengan jumlah penumpang, selain itu banyak  jaket pelampung yang sudah usang dan rusak. Namun perasaan itu dibuang jauh-jauh dengan mencoba menikmati angin yang menerpa dari arah laut lepas. Tampak pula ada ikan-ikan kecil yang seperti kegirangan lompat-lompat di lautan dengan perahu.

Setelah 30 menit akhirnya tiba di dermaga utama pulau Untung Jawa. Air laut yang bening menyambut kami. Sekilas pemandangan pulau untung jawa tampak masih alami dan asri. Sebagai desa wisata andalan pulau Untung Jawa memiliki berbagai macam wisata andalan diantaranya adalah pantai sentigi, pantai aterdam, dan pantai sakura jepang, selain itu di pantai untung jawa juga tersedia fasilitas areal bumi perkemahan seluas 3,8 ha.

Pantai Sentigi adalah pantai yang paling terkenal di pulau Untung Jawa. Pantai dengan pasir yang berwarna putih dan lautnya yang jernih semakin enak untuk dinikmati ketika melihat matahari terbenam di ufuk barat. Dinamakan pantai Sentigi karena di sepanjang pantai ini banyak terdapat pohon sentigi. Pohon Stigi atau Santigi mempunyai tinggi rata-rata 4 meter, meskipun di beberapa kondisi bisa mencapai hingga 10 meter bergantung kepada kondisi alamnya. Batang pohon sentigi berkelok dan bengkok-bengkok dan memiliki percabangan yang tidak teratur. Kulit batangnya berwarna abu-abu hingga coklat tua dan bersisik (pecah-pecah). Daun tunggal dan tumbuh bersilangan. Berwarna hijau pucat, berdaging tebal, berbentuk elips atau lonjong bulat telur dengan panjang 1-3 cm dan lebar 0,3-1 cm. Pohon Setigi atau Drini (Pemphis acidula) merupakan tumbuhan perdu yang tumbuh di daerah pesisir berkarang, berpasir, atau di biasanya tumbuh ditepi hutan mangrove.

Stigi, Setigi, Santigi, atau Drini (Pemphis acidula) menjadi salah satu pohon dan kayu yang diyakini memiliki tuah (kekuatan gaib). Bahkan diantara kayu-kayu bertuah lainnya semisal Dewandaru, Nagasari, dan Pulai. Pohon Stigi dianggap sebagai Rajanya Kayu Bertuah. Wajar jika kemudian tumbuhan semak pesisir bernama stigi atau centigi ini dijadikan jimat dan penyerap racun sehingga terkenal di kalangan pelaku metafisika. Selain tenar dan dianggap memiliki kekuatan ghaib oleh kalangan metafisika, Stigi (Pemphis acidula) juga menjadi tanaman favorit pencinta bonsai. Karena karakteristik batang, percabangan, daun, bunganya, dan daya tahan tanaman yang kuat dari hama menjadikan Santigi sebagai bahan bonsai berkelas mahal. Karena alasan ini pula yang menyebabkan pohon sentigi menjadi langka dan terancam punah karena perburuan dan penebangan secara besar-besaran.

Selain memiliki banyak pohon sentigi, di pulau Untung Jawa juga ada burung khas endemik yaitu burung Cikalang Christmas. Burung pemakan ikan ini dikenal juga sebagai sang burung angin. Kecepatan terbangnya melebihi kecepatan rata rata burung lainnya. Cikalang christmas memiliki tubuh berukuran besar (95 cm). Jantannya memiliki warna bulu hitam dan hijau berkilap. Kantung paruhnya berwarna merah dan perutnya putih. Sedangkan yang Betina dada dan perutnya berwarna putih, dengan taji berwarna putih meluas sampai sayap bawah. Kerahnya berwarna  putih dan lingkar mata merah jambu. Burung angin yang masih belum dewasa bulunya berwarna lebih coklat, kepalanya coklat karat pucat. Garis gelap lebar melintang didada dan memiliki  irisan coklat gelap, paruhnya berwarna hitam (jantan) atau merah jambu (betina), kaki abu-abu keunguan, telapak kaki kemerah-merahan. Hidupnya di laut, membumbung tinggi di atas permukaan mengikuti udara panas, dan mengikuti rombongan ikan. Cara menangkap mangsanya di permukaan laut tanpa mendarat, atau sering juga merampas makanan dari burung laut lain. Biasanya setelah itu mereka beristirahat dengan cara bertengger di pepohon di pulau-pulau kecil. Namun sayang, burung ini terancam punah dan dikategorikan sebagai satwa yang dilindungi.

Selain itu, kita juga dapat menikmati fasilitas wisata lainnya yang dapat memicu andrenalin yaitu seperti banana boat dan dan donat boat. Banana boat adalah sebuah wahana permainan di atas air yang berbentuk seperti buah pisang. Ketika naik wahana ini kita akan merasakan sensasi dijatuhkan dari wahana kedalam air oleh instrukturnya, sehingga kita akan merasakan bagaimana rasanya terjun bebas kedalam air. Sedangkan jika naik donut boat kita dengan cara tengkurap atau duduk akan ditarik dengan speed boat dengan kecepatan tinggi. Penumpang mesti berpegangan dengan kuat kepada besi yang menempel di donut boat. Sebab apabila tak berpegangan dengan kuat maka akan terhempas kelautan. Semua wahana dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang mumpuni dan instruktur yang sudah ahli.  

Selesai menikmati semua wahana,  atau mungkin setelah berenang kita dapat menikmati kulinernya seperti ikan bakar, udang goreng topeng, tumis kangkung atau pun hidangan air kelapa hijau. Dengan merogok kocek tak terlalu kita dapat menikmati itu semua di pulau Untung Jawa.

Nenek moyangku seorang pelaut, gemar mengarung luas samudra. Nyanyian sambil mengiringi pulang kembali menuju dermaga Tanjung Pasir.  


*Rahmat Hidayat, Guru SMAN 1 Cikalongwetan Bandung Barat

Selasa, 16 Mei 2017

Makan Suami

Makan Suami

Perjalanan di Maluku berlanjut ke Saumlaki Maluku Tengara Barat. Dengan menggunakan pesawat terbang dari Ambon, yang ditempuh selama 1 jam.  Akhirnya pesawat mendarat di Bandara Mathilda Batlayeri. Bandara ini dinamai Mathilda Batlayeri karena perempuan asal Tanimbar (sebutan lain untuk Maluku Tenggara Barat) itu gugur dalam pertempuran melawan para pemberontak mempertahankan Markas Kepolisian Kurau Kalimantan Selatan pada 28 September 1953. Bandara yang mulai dioperasikan pada tanggal 9 Mei 2014 ini memiliki panjang 1.640 meter dan lebar 30 meter sehingga bisa didarati pesawat jenis ATR-72. Bandara ini sedang dalam perluasan sebagai bagian dari persiapan menjadi bandara internasional. Sehingga nanti perjalanan menuju Darwin Australia dapat ditempuh hanya dalam 30 menit.

Kota Saumlaki adalah ibukota dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) yang mencakup seluruh kepulauan Tanimbar. Kabupaten ini baru berdiri, setelah berpisah dengan Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun 2002. Saumlaki juga adalah nama kelurahan yang berada di Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku, Indonesia. Letak Saumlaki tepatnya berada di Pulau Yamdena yang merupakan bagian dari Kepulauan Besar Tanimbar.  

Masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara Barat hidup dalam adat istiadat Duan Lolat, sehingga ketika pertama kali datang ke Saumlaki akan diberi ucapan selamat datang di tanah Duan Lolat. Duan Lolat adalah  merupakan hukum adat tertinggi yang lahir dan hidup berdasarkan hak dan tanggung jawab timbal balik antara keluarga pemberi dan keluarga penerima anak dara dalam berbagai aspek hidup multidimensional masyarakat.  Warga Maluku Tenggara Barat juga menganut budaya SASI. Inti dari budaya SASI ini adalah pengaturan masa panen atas sumber daya alam yang ada di desa pada hak ulayat masing-masing desa. Kearifan lokal ini secara tidak langsung mendukung kelestarian sumber daya atau potensi alam yang dimiliki oleh desa, seperti sumber daya kelautan dan perikanan, sumber daya perkebunan, kehutanan dan lain-lain sesuai dengan potensi yang ada di desa. Sehingga pengelolaan sumber-sumber atau potensi alam yang ada di desa menjadi teratur dengan baik.

Kebiasaan lain orang Dulan Lolat adalah kebiasaan unik dalam menangkap ikan di laut yang dinamakan Tarik Tali atau Talikoor. Kebiasaan ini berlangsung di hampir sebagian besar desa desa di Pulau Selaru, Pulau Matakus dan beberapa desa di pulau dan di kecamatan lainnya. Tarik tali hanya bisa dilakukan pada bulan-bulan tertentu dan di lokasi tertentu pula ketika ikan sangat banyak dan berada ditepian. Kegiatan ini biasanya diawali dengan pelaksanaan upacara adat. Proses talikoor dilakukan dengan menggunakan janur kelapa untuk menjerat ikan dan digiring ke tepi laut untuk kemudian ikan langsung ditangkap.

Seperti halnya di pulau pulau lain di provinsi Maluku, di Saumlaki hasil lautnya  juga  sangat melimpah terutama ikan. Sepanjang jalan menuju pelabuhan Teluk Saumlaki ikan banyak sekali dijual, bahkan sebagian ikan  sudah ada  yang dibakar. Setelah selasai dibakar ikan siap untuk disantap. Makan ikan umumnya di Saumlaki dengan ketupat dan tak lupa bumbu colo colonya. Bumbu colo colo adalah kuah teman makan ikan, terbuat dari
Campuran buah tomat, mentimun, cabe rawit dan perasan lemon. Setelah dicampur air sedikit bumbu colo colo siap disajikan. Makannya  di pinggir laut terasa nikmatnya, apalagi angin malam semilir terasa seperti membelai belai.

Sebagai hidangan penutup adalah makan suami. Suami adalah kudapan yang terbuat dari kasbi (singkong) yang diparut. Cara masaknya dengan cara dikukus kemudian disimpan parutan kelapa diatasnya. Suami ini disantap setelah makan ikan dan ketupat. Rasanya manis karena ada sedikit campuran gulanya. Suami hangat banyak sekali dijajakan sepanjang jalan menuju pelabuhan teluk Saumlaki dan suami inilah yang menemani kita makan malam.

Hai Beta su pi ronda ronda Saumlaki, dan beta su rindu kembali ronda ronda Maluku lai.

*Rahmat Hidayat, Guru SMAN 1 Cikalongwetan Bandung Barat


Kamis, 13 April 2017

The English Competition 2016 with Peace Corps

The English Competition 2016 with Peace Corps

Siang itu Rabu tanggal 10 Februari 2016 Guneman menemani Bapak Abur Mustikawanto Kepala Seksi Pelestarian dan Pembelajaran pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat selaku penanggung jawab pelaksana kegiatan Peace Corps di Indonesia khususnya di Jawa Barat, kegiatan yang sudah ada sejak orde lama ini kembali dibangkitkan diera pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudoyono tepatnya pada tahun 2010 dimana pada saat itu dibuat kerangka Comprehensive Partnership antara Republik Indonesia dan Amerika Serikat yang diluncurkan pada tahun 2010 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Barrack Obama. Melalui program Peace Corps, pemerintah Amerika Serikat lewat Peace Corps mengirimkan relawan-relawannya ke Indonesia untuk mempererat hubungan antara masyarakat Amerika Serikat dan masyarakat Indonesia melalui pengajaran Bahasa Inggris di sekolah/madrasah (people to people contact).
Peace Corps sendiri adalah badan pemerintah Amerika Serikat yang independen yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman bersama antara rakyat Amerika dan masyarakat dunia lainnya. Peace Corps didirikan pada tahun 1961 dan telah melakukan kegiatan di lebih dari 70 negara dengan bekerjasama dengan berbagai pihak, misalnya pemerintah, sekolah, pengusaha, institusi pendidikan dan kesehatan, jaringan kegiatan penanggulangan HIV/AIDS, teknologi informasi, pertanian, dan lingkungan hidup. Program Peace Corps pernah dilaksanakan di Indonesia pada masa Orde Lama melalui MoU yang ditandatangani pada tanggal 8 Maret 1963 dan mulai dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 1963. Program ini kemudian berhenti pada tahun 1965 seiring dengan terjadinya ketegangan  politik di Indonesia, Setelah 40an tahun terhenti program kegiatan ini kembali menggeliat dan  pembicaraan mengenai Peace Corps kembali dibuka pada tahun 2006 dimana Pemerintah Amerika Serikat, melalui Duta Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta, menyampaikan tawaran program Peace Corps kepada Pemerintah Indonesia. Pembicaraan tentang kerjasama Peace Corps semakin intensif setelah terpilihnya Barrack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat.  Indonesia mengharapkan kerjasama Peace Corps dilandasi prinsip yang menekankan kesetaraan posisi dan manfaat yang diperoleh. Dari segi kesetaraan posisi, kedua pihak mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagaimana telah dicantumkan dalam Paris Declaration dan the Jakarta Commitment. Dari aspek manfaat, selayaknya kedua belah pihak memperoleh manfaat yang bersifat resiprokal. Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia-Amerika Serikat tentang Peace Corps telah ditandatangani pada tanggal 11 Desember 2009, sedangkan dokumen Implementing Arrangement (IA) atau pengaturan pelaksanaan program telah ditandatangani masing-masing oleh Peace Corps dan Kementerian Pendidikan Nasional (kemudian menjadi  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dan Kementerian Agama pada tanggal 15 Juni 2011.
            Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan selama pelaksanaan kegiatan Peace Corps di Indonesia antara lain adalah : Memberikan fasilitasi bagi koordinasi internal pemerintah Indonesia, dan memberikan fasilitasi bagi koordinasi antara Pemerintah Indonesia dengan USAID selaku representasi Peace Corps sebelum Peace Corps masuk dalam daftar kerjasama teknik, Bersama-sama dengan instansi pemerintah terkait dan USAID melakukan pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan program Peace Corps di Indonesia. Hingga tahun 2015, pelaksanaan program Peace Corps di Indonesia telah menginjak tahun keenam  sejak program ini dimulai pada tahun 2010. Program Peace Corps telah berjalan dengan baik dan melibatkan koordinasi yang kuat di antara Pemerintah Indonesia dan Peace Corps.
            Adapun kegiatannya adalah kegiatan bersama antara Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, BAPPENAS dan Peace Corps telah bekerja sangat erat selama tahap awal dalam pengembangan program. Pada awalnya semua sukarelawan Peace Corps melayani Provinsi Jawa Timur dari tahun 2010 baru pada tahun 2012 mengembangkan programnya ke Provinsi Jawa Barat dengan diawalinya kedatangan 3 sukarelawan, tahun 2013 datang 20 sukarelawan, tahun 2014 datang 25 sukarelawan dan 2015 dengan 42 sukarelawan. Sejak pertama kehadirannya pada bulan-bulan awal, para sukarelawan telah fokus mempelajari bahasa nasional, Bahasa Indonesia dan mendalami kebudayaan Indonesia melalui tinggal bersama keluarga angkat di pedesaan sekitar Malang selama 3 bulan. Peace Corps bermitra dengan Universitas Muhammadiyah Malang dan Wisma Bahasa, Institut bahasa yang berbasis di Yogyakarta, dalam rangka memanfaatkan sumber-sumber pelatihan lokal dan ahli guna menyiapkan para sukarelawan siap untuk mendampingi guru bahasa Inggris di sekolah sekolah  di Jawa Barat.
            Di Jawa Barat sendiri mereka ditempatkan menyebar di beberapa kabupaten yang letak sekolahnya di kota kecil mereka tinggal di komite sekolah atau aparat desa setempat sebagai sukarelawan tentunya mereka tidak dibayar hanya diberikan uang jatah hidup sebesar Rp 1,8 juta perbulan, menurut penuturan Miss Rita Ewing yang berkesempatan mengajar di SMK Peternakan Pembangunan Negeri Bandung Barat dan Miss Lindsey Powell dari SMKN 2 Kuningan mereka sangat senang tinggal di Indonesia dan mereka sangat menyukai masakan Indonesia terutama makanan khas Jawa Barat lotek. Selama tinggal Indonesia mereka tidak mengalami kesulitan yang berarti bersama dengan 42 rekan yang lainnya yang ditempatkan di sekolah sekolah di Jawa Barat. Sukarelawan Peace Corp harus penduduk Amerika Serikat dan berusia minimal 18 tahun.
            Dalam kunjungannya ke Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat mereka berencana mengadakan kegiatan The English Competition 2016 berupa Speech Contest antar siswa yang selama ini sudah belajar dengan sukarelawan penutur asing sebanyak 50 orang siswa tingkat SMA dan SMP akan adu kemampuan berbicara dengan menggunakan Bahasa Inggris hasil didikan para volunteer peace corps ini. Kegiatan ini akan berlangsung pada hari Sabtu tanggal 19 Maret 2016 betempat di Aula Lantai IV Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Selain bertemu dengan Mr Abur mereka juga berkesempatan bertemu dengan Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yaitu Bapak Drs. Karyono, M.Si dan beliau memberikan dukungannya untuk kegiatan tersebut.


Rahmat Hidayat, Guru SMAN 1 Cikalongwetan Bandung Barat.

Jumat, 07 April 2017

Ayo Kembali ke Pangandaran*)



Ayo Kembali ke Pangandaran*)

Setelah didera isu tak sedap buat warga pangandaran,  tentang ditutupnya pangandaran di media sosial, objek wisata pantai pangandaran kembali menggeliat. Pengunjung mulai ramai berdatangan sehari setelah lebaran idul fitri 1 Syawal 1437 H. dengan berbagai moda transport pengunjung datang ke pangandaran. Tiket masuk yang tidak mahal mendorong pula banyaknya pengunjung yang datang.

Pangandaran yang terletak di kabupaten Pangandaran (dulu Kabupaten Ciamis) memisahkan diri dengan kabupaten Ciamis dengan Undang Undang no 21 tahun 2012. Merupakan objek wisata favorit diujung selatan timur provinsi Jawa Barat. Pangandaran banyak sekali memiliki keistimewaan sebagai objek wisata pantai dan  laut.

Salah satu keistimewaan pantai pangandaran adalah memliki dua pantai yaitu timur dan barat, sehingga pengunjung dapat melihat terbit dan terbenamnya matahari di pangandaran. Pantai baratnya yang panjang dan landai menyebabkan banyak wisatawan berenang disana. Selain itu kesiagaan baywatch (pengawas pantai) menambah perasaan nyaman untuk berenang wisatawan. Selain pantai barat dan timur, pangandaran juga memiliki pantai yang pasirnya berwarna putih. Untuk mencapai lokasi pasir putih dapat ditempuh dengan cara naik perahu dari pantai barat atau untuk yang hobi jalan kaki dapat menempuhnya melalui kawasan cagar alam pangandaran.

Kawasan wisata cagar alam pangandaran adalah objek wisata alam lainnya yang ada di pangandaran. Didalamnya tumbuh berbagai macam tanaman dan hewan yang dilindungi, jadi jangan kaget jika saat perjalanan menyusuri hutan Anda akan menemui beberapa hewan yang berkeliaran bebas seperti monyet dan rusa.  Hewan  yang di lindungi di cagar alam pangandaran yang dilindungi diantaranya adalah, kera ekor panjang, lutung, kijang, kalong, burung kangkareng, landak jawa dan tando. Tando adalah mamalia terbang yang  terbangnya tidak menggunakan sayap melainkan meluncur seperti melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Hewan ini aktif di malam hari, dan memakan bagian tanaman lunak seperti daun muda, tunas, bunga, dan buah-buahan. Semua hewan di cagar alam tidak akan menggangu pengunjung yang datang selama keberadaan mereka pun tak diganggu, justru mereka akan bertingkah lucu dan beratraksi unik kepada para pengunjung. Selain pepohonan dan hewan di kawasan wisata cagar alam ini ada beberapa gua yang memiliki legenda seperti Gua Parat. Gua ini dulu tempat bertapa dan bersemedi beberapa pangeran dari Mesir, yaitu Pangeran Kesepuluh (Syekh Ahmad), Pangeran Kanoman (Syekh Muhammad), Pangeran Maja Agung, dan Pangeran Raja Sumenda. Di dalam gua ini terdapat dua kuburan sebagai tanda bahwa di tempat inilah Syekh Ahmad dan Muhamad menghilang (tilem). Gua Panggung Menurut cerita, yang berdiam digua ini adalah Embah Jaga Lautan atau disebut pula Kiai Pancing Benar. Beliau merupakan anak angkat dari Dewi Loro Kidul dan ibunya menugaskan untuk menjaga lautan di daerah Jabar dan menjaga pantai Indonesia pada umumnya. Oleh karena itu, beliau disebut Embah Jaga Lautan.Gua Lanang Gua ini dulunya merupakan keraton pertama Kerajaan Galuh. Sedangkan keraton yang kedua terdapat di Karang Kamulyan Ciamis. Raja Galuh adalah laki-laki (lanang) yang sedang berkelana.

Selain dengan berjalan kaki pengunjung juga dapat menyewa berbagai macam sarana kendaraan untuk mengitari wilayah pangandaran diantaranya dengan sepeda tandem, mobil  gowes, motor trail mini, sepeda listrik betrix, becak ataupun ATV dengan harga yang sangat terjangkau. Untuk menyewa mobil gowes sebaiknya pada malam hari, karena di malam hari lampunya yang berwarni dan berwarna terlihat menyala dan ini akan menambah keasyikan sendiri saat menikmatinya, dan tentunya juga dengan iringan musiknya  pada saat “ngegowes” mobil ini.  Mengenai harga sewanya relatif terjangkau karena satu kendaraan dapat digunakan oleh 4 orang, selain lampu yang berwarna dan musiknya yang menyala dengan keras, kendaraan mobil gowes juga bentuknya unik menyerupai mobil sedan, VW atau pun jeep.

Setelah menikmati wisata alamnya,   saatnya pengunjung menikmati wisata kuliner. Berbagai sajian  khas makanan laut banyak tersaji di sepanjang pantai, mulai dari sajian di hotel bintang 5 ataupun di pinggiran jalan milik pedagang kaki lima. Hidangan yang disajikan diantaranya berbagai macam ikan goreng dan bakar, udang, kepiting, cumi cumi dan lain lain.  Semua hidangan tadi tersaji sesuai selera dan kocek masing masing pengunjung.

Setelah lelah seharian menikmati pangandaran tiba saatnya untuk beristirahat, sarana penginapan yang lengkap di pangandaran telah tersedia mulai dari kelas puluhan ribu sampai dengan jutaan ada disini. Ataupun banyak juga yang mendirikan tenda di pinggir pinggir pantai sekedar melepas lelah.  Ayo Ke Pangandaran (lagi).

*Rahmat Hidayat, Guru SMAN 1 Cikalongwetan Bandung Barat/Pengurus IGI Jabar

  Benarkah Sastra Dapat Membentuk Pribadi (Karakter)?   Ajarkanlah sastra pada anak-anak kalian, karena sastra akan mengubah yang pengec...